Mendidik Generasi Hari Ini dengan Kacamata Masa Lalu
Tentang orang dewasa, anak-anak, dan keberanian untuk menyesuaikan diri. *** Ada satu hal yang sering kali tidak kita sadari ketika mendidik anak-anak. Kita kerap melihat mereka dengan kacamata masa lalu. Sebagai guru, pembina, atau pelatih, kita merasa bahwa anak-anak seharusnya sudah memahami hal-hal tertentu. Mestinya mereka tahu bagaimana menghormati orang yang lebih tua. Mestinya mereka mengerti bagaimana bersikap ketika diberi nasihat. Mestinya mereka memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepekaan seperti yang dahulu kita miliki. Kita pun sering membandingkan mereka dengan diri kita ketika seusia mereka. "Dulu, seusia kalian, kami sudah bisa melakukan ini." "Murid-murid saya dahulu tidak seperti ini." Tanpa sadar, kita menjadikan pengalaman masa lalu sebagai ukuran untuk menilai anak-anak hari ini. Padahal, anak-anak yang sedang kita didik bukanlah anak-anak yang pernah kita kenal dahulu. Mereka lahir, tumbuh, dan belajar dalam lingkungan yang berbeda. Se...