Lihatlah Pemimpin Dari Warisan Yang Ditinggalkannya
Ada cara sederhana menilai seorang pemimpin yang sering luput dari sorotan. Bukan dari tepuk tangan saat ia berdiri di panggung, bukan dari ramainya pengikut yang mengelilinginya, bahkan bukan dari panjangnya daftar jabatan yang pernah ia sandang. Pemimpin sejati justru dapat dibaca dari jejak yang tertinggal setelah langkahnya berhenti. Dari warisan yang ia tinggalkan. Pemimpin ibarat penanam pohon di tanah yang belum tentu ia saksikan panennya. Ia menanam gagasan, nilai, dan semangat ke dalam tanah kehidupan orang-orang yang dipimpinnya. Ketika masa kepemimpinannya selesai, pohon-pohon itu akan tetap tumbuh. Ada yang menjadi tempat berteduh, ada yang berbuah pengetahuan, ada pula yang menjadi penyangga bagi generasi berikutnya. Dari sanalah kualitas kepemimpinan dapat diukur: apakah yang tumbuh adalah keberanian, kemandirian, dan ketulusan, atau justru ketergantungan dan kehilangan arah. Warisan seorang pemimpin bukan sekadar bangunan fisik, program kerja, atau dokumen te...