RENUNGAN JIWA
Hakikat Renungan Renungan merupakan proses menyelam ke dalam batin untuk melihat kembali hidup, pengalaman, nilai, dan arah perjalanan diri. Ia bukan sekadar berpikir, tetapi lebih dalam lagi menjadi upaya memusatkan perhatian secara sadar pada makna—sebuah proses “berhenti sejenak” untuk melihat hidup dengan jernih. Dalam proses renungan yang jujur, seseorang berjumpa dengan dirinya sendiri: bertemu dengan kekurangan yang harus diperbaiki, nikmat yang harus disyukuri, serta tujuan hidup yang harus diperjelas. Renungan menempatkan manusia kembali pada fitrahnya: makhluk yang mampu berpikir, merasa, dan menilai. Ia menghubungkan dimensi akal, hati, dan ruh untuk mendapatkan arti kesejatian diri di hadapan Sang Pencipta. Mengapa Perlu Merenung? 1. Agar tidak hidup otomatis ( autopilot ) Tanpa merenung, manusia cenderung berjalan tanpa arah, hanya mengikuti rutinitas. Merenung membantu kita menyadari apa yang benar-benar penting, apa yang mesti ditinggalkan, d...